6. Penyilangan Final Strain …..

PENYILANGAN FINAL STRAIN.

Para penghobi unggas khususnya Kenari tentunya tidak asing dengan istilah ; kenari  lokal, impor, F1, F2, F3 dan AF. Dalam tulisan ini kami akan berbagi pengalaman tentang Istillah “ F “ yang biasa kita dengar, mungkin topik tulisan  sudah ada yang menulisnya akan tetapi anggaplah tulisan ini merupakan pelengkap bagi yang memerukannya.  Dibeberapa  daerah  penafsiran Istilah “ F “  berbeda-beda, namun hal itu bukanlah merupakan patokan mutlak untuk menentukan kenari itu berkualitas.  Di Yogyakarta  istilah  istilah “ F ”  akan berbeda dengan di Surabaya, Malang,  Cirebon, Bandung, Jakarta  atau didaerah lain di Indonesia.

Teori Genetika oleh ilmuan  Gregor Johann Mendel, berpendapat  “ F ” = merupakan singkatan   dari kata Filial yang berarti  Keturunan. Dalam setiap perkawinan / persilangan  menurut  Mendel  akan  mewarisi  Hereditas  sifat induknya (parental).

Secara Hereditas (pewaris sifat dari induk kepada keturunannya) Mendel berpendapat,  sbb :

  1. Hibrid (hasil persilangan antara dua individsu dengan tanda beda)  memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama.
  2. Karakter atau sifat dari keturunan suatu hibrid selalu timbul kembali secara teratur dan inilah yang memberi petunjuk kepada Mendel bahwa tentu ada faktor-faktor tertentu yang mengambil peran dalam pemindahan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya  (gen).
  3. Faktor keturunan, mengikuti distribusi yang logis.

Istilah KenariF “.   Berdasarkan  pengamatan penulis secara global terhadap penerapan teori  Mendel ini banyak dipakai oleh peternak di kawasan Jawa Tengah  dan Jawa Timur. Namun berdasarkan sepengetahuan penulis beda halnya dengan Yogyakarta, Jakarta, Bandung hingga Cirebon teori Gregor Johann Mendel, istilah  “ F “  bukan merupakan patokan mutlak hal ini didasarkan atas kekuatan  Gen Dominan Hereditas, dan Istilah ini lazim dipergunanakn oleh penangkar / penghobi kenari,  sbb  :

* Jika kenari Yorkshire (impor) disilangkan Kenari Local turunannya di-Istilahkan  “ F.1”  dengan gen Dominan Hereditas  50 %  Yorkshire.   Biasanya para penangkar kenari  melakukan persilangan monohibrid pada kenari  F.1  ini,  sebagai berikut :

  • Jika “ F.1 “  disilangkan dengan kenari “ F.1 “  turunannya di-Istilahkan “ AF “  (Anakan  F.1)  dengan bentuk lebih kecil, hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin berkurang.
  • Jika “ F.1 “  disilangkan dengan  “ Local ”  turunannya di-Istilahkan  “ Local Super “  dengan bentuk lebih kecil,  hereditas fenotipe dari parental (indukan) akan semakin membias.
  • Dan seterusnya  jika  kenari  Local Super disilangkan dengan kenari Local atau Local Super turunannya di-Istilahkan  kenari  “ Local “.

Penyilangan Gen Dominan Hereditas  ;

Penyilangan yang kami lakukan  dengan memperhatikan   aspek  ; Parental (indukan) dan Fenotipe (karakter/sifat yang dapat diamati seperti ; bentuk,  warna, suara, dll) dari bakal calon indukan, dengan hasil,  sbb  :

  • Penyilangan  Gen Dominan Hereditas, hasil silangan “ F.1 “ disilangkan dengan  Yorkshire (impor)  turunannya di-Istilahkan “ F.2 “  dengan gen Dominan Hereditas     75 %  Yorkshire.
  • Selanjutnya hasil silangan  “ F.2 “disilangkan dengan  Yorkshire (impor)  turunannya di-Istilahkan “ F.3 “  dengan gen Dominan Hereditas  adalah  Yorkshire .
  • Jika silangan  “ F.3 “disilangkan dengan  silangan “ F.3 “   akan melahirkan  kenari yang sama dengan Indukannya  Yorkshire (statis strain).

Persilangan Kenari  “ F.3 “  ini bertujuaan ; untuk melahiran kenari impor yang lebih variatif terutama Fenotipe (suara, bentuk dan variasi warna).  Dengan menetapkan/memilih  gen hereditas dominan yang berkwalitas ;  sample dipilih oleh kami jenis kenari (Yorkshire dan Lizard) karena merupakan kenari final strain artinya ( jika dua jenis kenari yang sama dikawinkan, akan melahirkan keturunan yang sama dengan idukannya).

Crossing kenari “ F.3 “ dapat diistilahkan kenari impor yang lahir di Indonesia,  yang sudah beradaptasi, dan tidak  rentan terhadap penyakit seperti kenari kenari impor (rabun, rontok bulu dan lumpuh).  Hal inilah yang mendongrak  harga kenari  “  F.3 “   lebih mahal dari kenari  impor, maklum  sulit untuk menangkarkannya.

Menciptakan Strain baru tidaklah semudah yang dibayangkan, dari tinjauan beberapa literatur,  Final Strain  dapat dibentuk miniman  8 (delapam) generasi keturunnan  dari hasil  crossing mutan  yang diambil dan ditetapkan sebagai sampling baku.

Strain dapat diibaratkan  darah atau garis keturunan besar,  yang apabila dikawinkan / disilangkan akan menghasilakan,  sebagai berikut  :

  • Apabila 2 (dua)  indukan  sejenis  dikawinkan akan,  melahirkan keturunan yang sama dengan indukannya dengan gen dominan hereditas diatas  90 %.
  • Apabila  2 (dua)  indukan  tidak sejenis di silangkan, akan melahirkan keturunan dan  gen dominan  hereditas  diatas 50 %.

Andai kita menghayal,  Apakah para penangkar di Indonesia  suatu saat dapat menciptakan  Strain baru … !!!

Jawabnya tentu “ Bisa “  asalkan ada kerja sama yang baik antara sesama penangkar dan saling bersinergis.  Dalam tulisan ini, penulis menggugah  para penangkar untuk bekerja sama, konsisten dan berkesinambungan  untuk menciptakan Strain baru  asli Indonesia yang unggul dan dapat menjadi primadona  ekspor bagi penghobi kenari di manca negara.

“ F “ (Filial) yang berarti  Keturunan, hanyalah  Istilah yang lazim dipakai oleh kalangan penangkar / penghobi kenari bukan merupakan patokan mutlak, pengklasifikasian ini secara umum bertujuan  untuk membedakan hereditas fenotipe terbaik dari hasil persilangan guna meningkatkan kualitas fenotipe menjadi kenari unggulan yang  layak tanding dan menjadi  KENARI JUARA.

by Drs. Bagus Hariyanto Hannover, SH
{ http://matrixcanary.co.cc }

~ oleh Drs. Bagus Hariyanto Hannover, SH pada November 22, 2010.

8 Tanggapan to “6. Penyilangan Final Strain …..”

  1. Terima kasih atas informasi yang disajaikan, itu smua menambah wawasan saya tentang kenari.

  2. Matur Suwun Mas, Artikel yang Sangat Bagus….Izin Zedot buat Dokumentasi….

  3. salam kenari mania..bos bagamana ciri2 telor kenari yg bagus & berapa lama kenari menets thnk

  4. Excellent, good article…jelas & tdk bkin keblinger…manfaat!

  5. Makasih infonya…mantap gan.jd saya tau tentang kenari

  6. matur suwun infox Gan

  7. TXS, ARTIKELNYA OCE PUNYA MUDAH DI MENGERTI, AND TIDAK BIKIN BINGUNG. Maaf boleh minta No. HP mau contac person. Trims (Joko – Solo )

  8. sip ..brarti saya bisa nyari anakan gak di tipu ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: