1. Burung Canary …..

BURUNG  CANARY  (Serinus Canaria)

Dari catatan sejarah  ;

Canary Liar

Burung kenari (Serinus Canaria) berasal dari Kepulauan Kenari (Canary Island),

Madeira dan Azores di Samudra Atlantik, disebelah barat daya pantai Sahara – Afrika.  Secara fisik kenari liar memiliki sosok yang mirip dengan kenari warna hijau tetapi pada bagian dadanya terdapat warna bulu agak keabuan.

Burung Kenari pertama kali dipopulerkan oleh Pelaut Prancis Jean de Berthan Cout di kepulauan Canary sekitar abad ke-15.  Melihat bentuknya yang elegan, keindahan bulunya  dan  kicauannya merdu,  Jean de Berthan Cout terpesona dengan burung kecil ini. Dari sinilah, kenari mulai dikenal hingga menyebar ke daratan Eropa hingga ke Inggris Raya di bagian utara benua Eropa.

Kepopuleran burung kecil ini serta mudahnya beradaptasi dengan lingkungan baru membuat burung kenari banyak disukai dan di pelihara oleh  kalangan bangsawan saat itu. Bahkan ada mitos yang menjuluki burung kenari adalah burung para bangsawan atau priyayi karena harus  ekstra pemeliharaannya dan memerlukan tempat khusus untuk menghindari gigitan nyamuk.

Pada perkembangannya burung Kenari mulai ditangkarkan dan disilangkan sekitar 5 abad yang lalu, burung ini pun mulai banyak di perihara oleh beberapa kalangan  ;   mulai dari rakyat biasa, bangsawan bahkan pendeta. Keaneka ragaman burung kenari yang sekarang merupakan perkembangan keturunan kenari liar yang bernama latin Serinus Canarius. Munculnya jenis baru baik dari ; bentuk, warna dan suara merupakan hasil dari kawin silang dan seleksi adaptasi marfologis yang terjadi sejak lima abad yang lalu.  Secara umum burung kenari mempunyai karakter dasar, sebagai berikut  :

  1. Burung Kenari mudah beradaptasi, menyesuaikan diri terladap perubahan lingkungannya.
  2. Burung Kenari, merupakan burung penyanyi dan petarung, secara alamiah  kenari jantan dapat mengeluarkan kicauan dan apabila burung ini melihat burung sejenisnnya, maka jiwa petarungnya akan muncul.
  3. Burung Kenari mudah jinak, kemampuan beradaptasi yang baik membuat burung ini cenderung mudah jinak kepada manusia.
  4. Burung Kenari tidak mudah stress, adaptasi marfologis yang terjadi sejak lima abad yang lalu merubah karekter liar menjadi jinak. Kebanyakan burung kenari dipelihara dari hasil tangkaran manusia dan  akrab dengan lingkungan manusia sehingga  menjadikan burung kenari  tidak mudah stress.

PENGOLONGAN JENIS  KENARY.

Sosok burung kecil ini begitu mempesona, hingga dilakukan suatu study di Negara Barat  guna menciptanan strain baru  yang lebih variatif  dan  Fenotipe ( karakter sifat yang dapat dilihat / diamati  spt ;  bentuk, warna, suara ). Adanya strain  baru yang beragam membuat para penghobi   membagi jenis kenari dan dibedakan berdasarkan  ;

  • Kenari yang ditangkarkan berdasarkan kualitas suaranya (Singing Canary), seperti ; German Rolle a Lizard, Belgium Waterslager, Spanish Timbrado, American Singer, dll.

  • Kenari yang ditangkarkan berdasarkan keunggulan bentuknya (Type Canary), seperti ; Border, Fife fancy , Norwich, Gloster Corona dan Gloster Consort, Yorkshire (kenari berpostur wortel), Lizard (kenari berbulu bintik seperti kadal), Frill (berbulu terbalik), Lancashire (kenari raksasa), Scotch Fancy , Belgian Fancy, Taiwan, RRC, Hoso (Jepang), dll

  • Kenari yang ditangkarkan berdasarkankeindahan warnanya (Color Canary), seperti ; Warna Polos, Lurik, berbintik (lizard), Mozaic (campuran), dll.

By, Drs. Bagus Hariyanto Hannover, SH
{ http://matrixcanary.co.cc }

About these ads

~ oleh Drs. Bagus Hariyanto Hannover, SH pada Februari 5, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: